Senin, 16 Februari 2015

Belajar Kepada Mereka Yang Pantang Menyerah

1. Lionel Messi 
         Mungkin tidak semua orang akan menyangka karier sepak bola Messi akan secemerlang sekarang. Hal ini karena masa kecil Messi yang sempat mengkhawatirkan. Ia sempat divonis dokter bahwa tubuhnya tidak akan tumbuh normal. 
        Kini, Messi sedang berada di puncak kejayaan. Di balik tubuhnya yang mungil, ia tampak lincah di lapangan hijau. Gerakannya yang cepat disertai teknik yang tinggi membuat pemain belakang lawan selalu mewaspadainya. Bahkan, ada yang menyamakan kemampuan Messi setara dengan sang legenda, Diego Maradona
        Kontribusi kepada klub yang membesarkannya pun cukup besar. Bersama FC Barcelona, Spanyol, ia  meraih berbagai trofi juara, baik di tingkat lokal maupun Eropa. Oleh karena itu, tidaklah mengherangkan jika tahun ini Messi menjadi kandidat pemain terbaik dunia. Lionel Andres Messi lahir pada 24 Juni 1987 di Rosario,Argentina. Messi tumbuh dalam keluarga yang mencintai olahraga sepak bola. Ayahnya, Jorge Messi adalah pengasuh klub Grandoli. Messi kecil pun memasuki klub itu. Setelah itu, Messi memasuki klub yang lebih besar, Newell's Old Boys.
       Meskipun bakatnya sudah terlihat sejak kecil, ia terkendala oleh penyakit kekurangan hormon pertumbuhan. Keluarga dan klubnya berusaha menyembuhkan penyakit Messi. Namun, biaya terpai hormon yang mencapai 500.000 pounds perbulannya membuat klub angkat tangan. 
       Ditengah keputusasaan akan masa depan Messi, muncullah Carles Rexach, pelatih Barcelona junior. Carles telah lama mengamati potensi hebat pada diri Leo Messi. Kemudian, ia menawari Messi untuk pindah ke spanyol dan bergabung dengan klub besar itu. Klub Barcelona pun bersedia membiayai seluruh biaya terapi Messi.

2. Walt Disney
       Tahukah kamu bahwa Walt Disneypernah ditolak sebanyak 302 kali sebelum sebuah bank memberikan pinjamannya untuk membangun DisneyLand?
      Walt Elias Disney (1901-1966) adalah seorang seniman. Ia terkenal sebagai produser film,sutradara,animator,pengisi suara. Namun, karir Walt Disney tidak selalu berjalan mulus, ia pernah dipecat dari perusahaan koran tempatnya bekerja karena dinilai kurang kreatif. 
     Setelah itu, Disney berusaha bangkit. Pada tahun 1922, Walt mendirikan Laugh-O-Grams,Inc. yang menyajikan kartun dari cerita-cerita dongeng. Serial tersebut popular, tetapi tidak mampu menghasilkan laba. Akhirnya, perusahaan tersebut bangkrut pada tahun 1923 setelah selesai membuat Alice's Wonderland.
      Atas undangan saudara kandungnya, Roy Oliver Disney, Walt pergi ke Hollywood, California. Ia hanya membawa karyanya, Alice's Wonderland. Di Hollywood, Walt dan Roy mendapatkan kontrak untuk Alice Comedies. 
     Kemudian, Walt bersama saudaranya mendirikan The Walt Disney Company terkenal dengan berbagai film dan taman bermainnya.
      Itulah perjalanan hidup Walt Disney yang tidak selalu mulus. Kini, kita mengenangnya sebagai pelopor film animasi modern. 

3. Kolonel Sanders
      Ini kisah tentang seorang pria tua yang bersemangat dan pantang  menyerah. Dialah Kolonel Sanders yang kala itu berusia 60 tahun. Sanders adalah seorang pensiunan. Sanders merasa uang pensiunnya tidak cukup menopang kehidupannya. Ia berusaha mencari penghasilan tambahan. 
      Sanders mencoba menawarkan bentuk kerja sama dengan restoran-restoran. Kolonel Sanders dengan gigih menawarkan resep ayam goreng keluarganya ke restoran-restoran.
      Ia menerima berbagai penolakan dari restoran yang didatanginya. Tidak jarang, Sanders juga menerima cibiran. Kebanyakan restoran yang didatanginya telah memiliki resep masakan sendiri. 
      Pria tua itu tidak kenal menyerah. Ia terus berusaha meyakinkan pemilik restoran. Setelah ratusan kali di tolak, Sanders mendapatkan titik terang. Sudah banyak orang yang dapat merasakan resep yang ditawarkan Sanders tempo hari. Ya, itulah resep ayam krispi yang lebih dikenal sebagai ayam goreng Kentucky. Bahkan, potret diri Kolonel Sanders menjadi merek dagang masakan ayam cepat saji tersebut.

4. Howard Schultz
      Ketika pulang dari perusahaan bisnisnya di Italia, Howard Schultz tertarik dengan sebuah kafe yang menyediakan minuman expresso. Hal yang menarik bagi Howard adalah penyajian kafe ini sangat menyenangkan pengunjung
      Howard pun ingin menerapkan konsep kafe tersebut di perusahaan tempatnya bekerja. namun, ide Howard tersebut tidak mendapat tanggapan dari sang pemimpin perusahaan.
      Akhirnya, Howard keluar dari tempat kerjanya. Ia berusaha keras mewujudkan idenya itu. Namun, perjalanannya tidak berjalan mulus. Sebanyak 242 penyandang dana menolak konsepnya. Mereka bahkan memandang ide Howard teramat aneh.
      Howard tidak terputus asa. Proyeknya berjalan terus. Saat ini, kedai kopi STARBUCK yang didirikannya termasuk perusahaan paling sukses di Amerika.

5. Abraham Lincoln
      Orang mungkin menyangka bahwa karir Abraham Lincoln sangat mulus sehingga terpilih sebagai presiden Amerika Serikat. Namun, simaklah fakta-fakta berikut ini.
      Pada tahun 1831, ia mengalami kebangkrutan dalam usaha. Setahun kemudian, ia mengikuti pemilihan umum tingkat lokal. Namun, ia mengalami kekalahan. Akibatnya, pada tahun 1833 ia mengalami kebangkrutan lagi. 
      Kesedihan melanda Abraham Lincoln pada 1835 setelah istrinya meninggal dunia. Hal tersebut membuat ia putus asa. 
      Ia mengikuti suatu kontes pidato pada 1837, tetapi kalah lagi. Pada 1840, Lincoln gagal dalam pemilihan anggota Senat Amerika Serikat. Dua tahun kemudian, ia menderita kekalahan untuk duduk di dalam Kongres Amerika.
      Pada tahun 1848, ia kalah lagi di Kongres. Pada 1855, ia gagal lagi di Senat. Setahun kemudian, Lincoln gagal dalam pemilihan wakil presiden. Pada 1958, ia gagal lagi masuk Senat. Akhirnya, pada 1860, Abraham Lincoln terpilih menjadi presiden Amerika Serikat.
      Sungguh luar biasa kekuatan mental seorang Lincoln. Kesuksesan diraihnya setelah perjuangan yang keras dan melelahkan. Lincoln seorang pejuang yang tangguh
      Setelah mengalami kegagalan yang bertubi-tubi, ia tidak lantas cepat menyerah. Seolah tidak mengenal istilah mundur dalam kehidupannya

6. Yoo Ye-eun
      Kita akan dibuat terkagum-kagum oleh kemampuannya. Dalam usianya yang baru 5 tahun, ia telah piawai memainkan piano Hal yang lebih mencengangkan, ternyata Yoo adalah seorang tunanetra. Ia hanya mngandalkan ketajaman perasaan dan pendengarannya untuk memainkan sebuah komposisi lagu.  
      Yoo memang teramat istimewa. pada usia yang masih belia dan juga memiliki keterbatasan penglihatan, ia mampu memainkan karya-karya komponis ternama, seperti Mozart, Chopin, dan Beethoven. karena itu, ia dijuluki "Jenius Mozart berumur 5 tahun" oleh sebuah televisi di Korea.
      Bakat Yoo sudah terlihat sejak usia 3 tahun oleh orang tua angkatnya. Sejak kecil, Yoo memang telah yatim piatu. Ibu angkatnya sangat terkejut dengan kemampuan Yoo dalam bermain piano. Ia tak pernah merasa mengajari Yoo. Kemahiran Yoo bermain piano memang seperti bakat dari alam. 
      Sosok Yoo sedikit mengingatkan pada Hee Ah Lee. Hee  juga  pandai bermain piano meskipun jari kedua tangannya hanya empat. Hal ini memberikan gambaran bahwa keterbatasan fisik bukanlah alasan untuk berkarya.

Itu saja kisah kisah yang saya berikan. Jadi, pesan moralnya jangan mudah menyerah jika ingin menggapai sesuatu, maju terus meskipun selalu mengalami kegagalan dan hasilnya pasti akan baik. Semoga bermanfaat guys:)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar